Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Sabtu, 28 November 2015

Jenis Lampu Aquascape

Kebutuhan pencahayaan lampu untuk aquarium yang berisi tanaman air dapat diperhitungkan secara umum berdasarkan lampu yang umum dipakai yaitu jenis lampu neon atau lampu TL (fluorescent lamp). Kebutuhan lampu dapat diperhitungkan sekitar 2-3 watt lampu per galon air akuarium. Aquarium yang dalam  >60 cm membutuhkan lebih pencahayaan sekitar  5 watt per gallon untuk menjangkau area dasar yang lebih dalam sementara tangki dangkal mungkin membutuhkan lebih sedikit watt. (konversi 1 galon sekitar 3,78 Liter atau 4-5 gayung air).
Ada beberapa jenis lampu yang bisa digunakan untuk aquarium antara lain :
1. Metal Halide
Metal Halide (MH) lampu halida logam adalah lampu lucutan gas intensitas tinggi (HID), ini merupakan pengembangan dari lampu pijar. Lampu ini memberikan intensitas cahaya tinggi dengan ukuran bola lampu yang relatif kecil, membuatnya menjadi sumber cahaya yang kompak dan hemat ruang. Seperti lampu HID lainnya, lampu halida beroperasi pada suhu (biasanya sangat panas mencapai 1000 deg celcius) dan tekanan tinggi, sehingga memerlukan instalasi/ rumah lampu khusus untuk keamanan. Sumber cahaya lampu ini  berpusat pada satu titik dan menyebar kesemua arah, untuk itu biasanya dilengkapi dengan cermin pemantul  untuk mengumpulkan cahaya yang dihasilkan. Sekitar  24 % dari energy yang digunakan lampu halide logam ini yang diubah menjadi cahaya (65-115 lumen/watt), selebihnya radiasi panas. Ukuran umum lampu metal halide 70 watt (5500 lumen), 150 watt (12.000 lumen), serta 250 watt (20.000 lumen). Karena suhu lampu ini sangat  panas , lampu ini cocok digunakan untuk ukuran aquarium yang dalam karena dapat menjangkau lebih dalam dan memberikan tanaman spektrum cahaya yang diperlukan untuk tumbuh. Karena  panasnya itu pula maka penggunaan lampu ini biasanya digantung di atas aquarium sehingga dapat memberikan ruang yang cukup untuk sirkulasi pendinginan udara dekat permukaan air, biasanya juga ditambahkan cooling fan untuk meredam radiasi panasnya. Keuntungan penggunaan lampu MH ini, sangat terang dan berguna untuk aquarium yang dalam, memberikan efek berkilau sehingga menimbulkan kesan lebih alami pada aquascape. Kekurangan penggunaan lampu MH ini, sangat panas menyebabkan suhu aquarium meningkat bila digantung terlalu dekat, kurang efisien dalam pemakaian energy dibanding lampu jenis lainnya.

2. Lampu Pendar/Lampu TL
adalah salah satu jenis lampu lucutan gas yang menggunakan daya listrik untuk mengeksitasi uap raksa. Uap raksa yang tereksitasi itu menghasilkan gelombang cahaya ultraungu yang pada gilirannya menyebabkan lapisan fosfor berpendar dan menghasilkan cahaya kasatmata. Lampu pendar atau disebut juga dengan fluorescent lamp ini mampu menghasilkan cahaya secara lebih efisien daripada lampu pijar biasa maupun lampu jenis metal halide.
Lampu pendar dikenal dalam dua bentuk utama. Yang pertama berbentuk tabung panjang atau yang umum dikenal dengan lampu TL (Tubular Lamp) atau lampu neon dan yang kedua berukuran lebih kecil dengan tabung ditekuk menyerupai spiral, umum disebut dengan sebutan lampu hemat energi (LHE).


Jenis lampu TL tabung memanjang ini yang paling banyak digunakan untuk aquascape. Dengan model tabung memanjang bisa memberikan keuntungan pemberian cahaya yang merata keseluruh sudut aquarium. Namun lampu ini mempunyai ukuran yang cukup besar sehingga banyak memakan ruang atas aquarium jika digunakan di aquarium dengan kebutuhan pencahayaan high light. Ukuran umum lampu T8 = 18 watt (60cm, 1300 lumen), 36 watt (120cm, 3250 lumen).


3. Lampu PL
Jenis lampu PL atau Power Light ini dengan ukuran lebih kecil ternyata mempunyai lumens yang lebih tinggi dibandingkan lampu T8 sehingga kita bisa memasang lebih banyak lampu di ruang atas aquarium yang terbatas, sehingga cocok untuk aquascape high light. Ukuran umum lampu PL = 18 watt (21cm, 1200 lumen), 24 watt (31cm, 1800 lumen), 36 watt (41cm, 2900 lumen).

4. Lampu LED
LED (Light Emiting Diode : diode pemancar cahaya) adalah diode yang dirangkai menjadi lampu. Pencahayaan aquarium dengan menggunakan lampu LED memiliki banyak keuntungan dibandingkan jenis lainnya, sebab itu sumber cahaya yang hemat energy ini mendapatkan popularitas yang meroket di dunia hobi aquascape. LED dapat menghemat energi secara dramatis, juga memberikan efek kilau yang menakjubkan, LED juga lampu yang tahan lama dalam hal pemakaian.

 Glossary :
Lumen : Efikasi lampu atau dengan kata lain disebut dengan efikasi luminus adalah nilai yang menunjukkan besar efisiensi pengalihan energi listrik ke cahaya dan dinyatakan dalam satuan lumen per Watt.
Sebagai contoh pada lampu pijar (incandescent lamp) kurang lebih 90% daya yang digunakan oleh lampu pijar dilepaskan sebagai radiasi panas dan hanya 10% yang dipancarkan dalam radiasi cahaya kasat mata. Pada tegangan 120 volt, nilai keluaran cahaya lampu pijar 100W biasanya adalah 1.750 lumen, maka efisiensinya adalah 17,5 lumen per Watt. Sementara itu pada tegangan 230 volt seperti yang digunakan di Indonesia, nilai keluaran bolam 100W adalah 1.380 lumen atau setara dengan 13,8 lumen per Watt. Nilai ini sangatlah rendah bila dibandingkan dengan nilai keluaran sumber cahaya putih "ideal" yaitu 242,5 lumen per Watt, atau 683 lumen per Watt untuk cahaya pada panjang gelombang hijau-kuning di mana mata manusia sangatlah peka. Efisiensi yang sangat rendah ini disebabkan karena pada temperatur kerja, filamen wolfram meradiasikan sejumlah besar radiasi inframerah tak kasat mata.

Jenis Udang Aquascape

Udang Red Cherry (Neocaridina heteropoda)
Udang yang terkenal untuk aquascape dan jadi favorit selain mudah di dapat di tempat jualan ikan udang ini tergolong murah alias kantong pelajar hehe..
Udang ini memiliki warna dari orange sampai merah tua tergantung grade dan parameter air dalam aquarium. Cukup aktif dalam memakan spora lumut dan dapat berkembang biak dalam air tawar. Dapat tumbuh sampai 2.5 cm.


Udang Amano (Caridina multidentata)
Udang yang sangat dicari dan disarankan untuk aquascape, selain harganya yang relatif mahal udang ini juga termasuk susah di cari di tempat penjual ikan. Dikenal sebagai udang yang paling efektif dalam memakan lumut. Tidak dapat berkembang biak dalam aquarium air tawar. Dapat tumbuh sampai 5 cm.

Udang Mandarin
Udang mandarin atau mandari shrimp merupakan jenis udang yang memiliki warna oranye transparan yang dihiasai dengan bintik-bintik kecil berwarna merah. Jenis udang hias ini senang tinggal di tempat yang terdapat banyak tanamannya atau jenis rerumputan Karena ia akan melacak makanannya di bagian dasar aquarium. Udang hias ini dapat dijadikan pembersih dalam aquarium Karena udang ini mengkonsumsi seluruh jenis alga yang tumbuh di sekitar tanaman serta sampah organik yang dihasilkan oleh tanaman hias disekitarnya. Selain cantik udang ini juga berguna untuk pembersih jadi muti fungsi kan hehe..

Udang Red Nose
Udang red nose yaitu jenis udang hias yang cukup terkenal di kalangan para pecinta aquascape Karena warnanya yang unik dan tubuhnya yang transparan. Selain itu, masih terdapat juga dengan garis merah menyala yang memanjang. Udang hias ini memiliki kebiasaan berenang di sekitar wilayah dasar aquarium. Ia juga senang berada di sekitar bebatuan, jenis kayu-kayuan, dan tanaman air yang ada di dalam aquascape.

Udang Cardinal
Udang hias aquascape ini adalah jenis udang hias yang memiliki warna yang merah agak gelap dengan hiasan bintik-bintik yang berwarna putih. Selain itu, warna ekornya pun berwarna putih yang semakin membuat udang hias ini bertambah unik. Udang ini lebih suka berjalan-jalan di sekitar pasir atau bebatuan yang terdapat pada aquascape. Makanannya yaitu sejenis alga, sejenis karnivor dan cacing darah (beku).

JENIS UDANG HIAS AQUASCAPE
Udang hias selain fungsi untuk membersihkan algea, lumut dan sisa makanan ikan. udang juga bisa dijadikan salah satu hiasan fauna air berikut ini jenis-jenis udang hias yang cantik dan menarik, dari yang termahal sampai yang termurah.
Black King Kong
Black Bee
Black Rili
Blue Bolt
Blue Cherry
Blue Diamond
Blue Pearl
Blue Rili
Blue Tiger
Green
Orange Rili

Jenis Ikan Aquascape

Ikan Aquascape
Kembali pada inti dari Aquascape adalah pemandangan alam yang menonjolkan keindahan alam berupa susunan bebatuan, ranting dan tanaman-tanaman hijau yang kita tanam adalah paling utama, dan untuk ikan dianjurkan memakai ikan yang cocok dengan ekosistem didalam aquascape yang secara tidak langsung bisa melakukan perawatan tanaman-tanaman, batu, kaca aquarium, dan air agar tetap bersih dari kotoran lumut dan algea. Adapun ikan-ikan hias untuk aquascape banyak yang menggunakan ikan-ikan kecil agar pemandangan didalam aquascape terkesan lebih menonjol dan cantik apalagi kalau thema aquascape adalah miniatur alam seperti sungai, padang rumput, atau bukit-bukit pasti sangant cantik dan enak dipandang.

Berikut adalah jenis-jenis ikan yang dianjurkan untuk Aquascape,
untuk selera, anda yang menentukan warna dan bentuk ikan apa yang bagus dan cocok untuk Aquascape.


Jenis Ikan Aquascape
1. Ikan Rainbow
Ikan yang peredaranya dari papua nugini ini adalah ikan yang cukup damai dan sangat indah jika ditaruh di aquascape secara berkelompok. Ikan ini memakan jenis makanan berupa cacing beku, pelet, dan memakan crustacea kecil.

2. Ikan Manfish
Ikan yang cantik bernama latin PTEROPHYLLUM SCALARE ini mempunyai sifat kalem dan tenang. Ikan ini senang memakan pelet,cacing beku,dan udang.Ikan ini sedikit usil karena jika ada ikan kecil di dekatnya kadang buntut ikan kecil itu akan digigit dengan ikan ini dan senang memakan udang hias anda. Ikan ini cocok ditaruh untuk aquascape karna ikan ini tidak memakan tumbuhan. Jadi untuk kebanyakan orang yang mempunyai aquascape dengan kapasitas tanaman yang banyak dengan udang sebagai pembersih dianjurkan tidak memelihara ikan ini. Kecuali aquarium berukuran besar udang tidak terlalu khawatir karena udang bisa bersembunyi di sela-sela batu dan tumbuhan.

3. Ikan Congo Tetra
Ikan ini berasal dari sungai kongo di afrika.Ikan ini mempunyai warna yang indah dan mempunyai nama latin PHENACOGRAMMUSINTERRUPTUS. Ikan ini memakan krustasea kecil dan memakan pakan buatan dan cocok untuk aquascape karna tubuhnya yang berwarna warni dan tidah memakan tumbuhan.

4. Ikan Red Line Torpedo Barb
Ikan ini berasal dari sungai kongo di afrika.Ikan ini mempunyai warna yang indah dan mempunyai nama latin PHENACOGRAMMUSINTERRUPTUS. Ikan ini memakan krustasea kecil dan memakan pakan buatan dan cocok untuk aquascape karna tubuhnya yang berwarna warni dan tidah memakan tumbuhan.

5. Ikan Guppy
Ikan yang mempunyai julukan millionfish ini adalah ikan livebearer dan mempunyai nama latin POECILIA RETICULATA. Ikan ini bisa dimasukan ke dalam aquascape dan bisa berdampingan dengan udang hias. Makanan ikan guppy antara lain flake, cacing rambut, cacing darah, cacing beku, kutu air, dan chu. Selain cantik ikan ini juga berguna untuk membersihkan minyak di permukaan air akibat proses fotosintesis tanaman.

6. Ikan Tetra
Semua jenis tetra bisa masuk ke dalam aquascape.ikan jenis ini mempunyai beberapa macam yaitu cardinal tetra, neon tetra, black neon tetra, blue tetra, silver tetra, lemon tetra, red eye tetra, dll. Ikan jenis ini memakan pelet, cacing dan cacing beku. Dianjurkan untuk memelihara dalam jumlah banyak karena jenis ikan kecil ini suka bergerombol dan terkesan cantik apabila mereka lalu-lalang dengan bergerombol.

7. Ikan Black Molly
Ikan black molly mempunyai nama latin POECILLIA SPENOPS dengan ciri ciri badan berwarna hitam. Ikan ini memakan algae, pelet, dan krustacea kecil.Ikan ini termasuk ikan live bearer. Ikan ini mempunyai kerabat dengan ikan guppy dan mempunyai beberapa jenis seperti sailfin mollydan ballon molly.

8. Ikan Platy
Ikan yang populasinya berasal dari sungai ini mempunyai nama latin XIPHOPHORUS MACULATUS adalah ikan yang pendamai dan juga termasuk ikan live bearer. Ikan ini sangat cocok di aquascape karena selain indah, ikan ini juga pendamai pada ikan yang lain dan juga udang hias anda. Ikan ini memakan jenis makanan berupa pelet kecil, cacing dan krustacea kecil.

9. Ikan Zebra Danio
Ikan yang mempunyai nama latin BRACHIDANIO RERIO adalah ikan yang berwarna warni yang sangat karena telah diberi gen ubur ubur pada telur ikan tersebut. Ikan ini memakan jenis makanan pelet, cacing, dan krustacea kecil. Ikan ini senang menggigit buntut ikan lainya dan senang memakan anakan ikan dan udang. Untuk aquascape yang ada udangnya jangan terlalu khawatir dengan ikan jenis ini karena bentuknya yang tidak terlalu besar jadi resiko udang di jadikan santapan sangat kecil.

10. Ikan Rasbora
Ikan yang suka berkelompok ini sangat cantik dan menawan jika di taruh di aquascape anda dengan berkelompok. Ikan ini memakan pelet, cacing, dan crustacea kecil. Ikan ini mempunyai beberapa jenis seperti rasbora harlequin, rasbora galaxy, dan rasbora hengli.

11. Ikan CAE (Chinese Algae Eater)
Ikan CAE atau LAE ini adalah ikan pemakan lumut dan sisa sisa makanan ikan. Ikan ini bisa tumbuh dari 10-20 cm dan mempunyai nama latin GYRINOCHEILUS AIYMONIYERI. Ikan ini sangat rajin memakan algae di waktu kecil dan jika sudah besar ia jarang memakan algae. Untuk aquascape dengan dasar pasir dua warna tidak di sarankan memelihara ikan ini karena sifatnya yang agresif dan jail akan membuat pasir berantakan dan tercampur, tapi diantara semua ikan jenis pembersih / Office Boy / Cleaning Service ikan ini termasuk ikan yang mudah di pandang karena seperti jenis sapu-sapu bentuknya kayak monster hehe..

12. Ikan SAE (Siamese Algae Eater)
Ikan yang mempunyai nama latin CROSSOCHEILUS SIAMENSIS adalah ikan yang rajin dibandingkan Ikan CAE dan memakan semua jenis algae. Jika algae di aquascape anda sudah habis maka dia akan memakan tumbuhan moss yang ada di aquascape anda. Ikan ini juga bisa di beri makan berupa pelet tenggelam ataupun mengambang dan juga memakan cacing. Untuk pemelihara ikan ini dianjurkan untuk aquascape dengan tanaman dan moss yang cukup banyak karena semakin banyak tanaman dan moss maka pertumbuhan algea juga akan semakin banyak dan ikan SAE tidak akan kehabisan cemilan algea dan moss kita akan tetap aman gak jadi cemilan karena algea banyak tumbuh hehe (berharap sih gak ada algea biar tanaman tetap seger). Intinya ikan jenis ini pembasmi algea yang cukup ampuh.

13. Ikan Corydoras
Ikan yang mirip tikus ini memakan algae dan suka menggali di substrate maka dari itu tidak disarankan untuk pasir dengan dua warna memelihara ikan ini karena akan berantakan di gali pasir-pasirnya. Pada aquascape ini adalah ikan yang bisa beradaptasi dengan cepat pada aquarium anda khususnya, ikan ini juga memakan sisa sisa makanan yang tidak habis dimakan ikan yang lainnya. Ikan ini juga banyak pilihan warna dan coraknya, jadi bisa pilih warna dan corak ikan sesuai selera.

14. Ikan Otoniclus
Ini dia ikan yang paling di anjurkan untuk aquascape karena ikan ini termasuk ikan yang sangat ampuh membasmi lumut dan algea di aquascape. Ikan ini mempunyai postur tubuh yang kecil hanya sekitar 5cm, dapat di beri makan timun jepang atau zucchini atau sejenisnya jika algae di dalam tank sudah habis. Dengan harga yang relatif mahal di bandingkan dengan ikan pembersih yang lainnya ikan ini juga susah di dapatkan karena jarang yang menjual ikan ini.

15. Ikan Brushmouth
Pemakan lumut yang efektif terutama untuk lumut Green Spot. Penghuni dasar aquarium. Bertemperamen rendah, kalau dari bentuknya memang kurang menarik karena bentuk dan warnanya yang kurang menarik (agak serem). Tapi dari fungsi dan kegunaan ikan ini cukup bagus untuk membersihkan lumut yang merajalela. Dapat tumbuh sampai 7 cm dalam aquarium bertanaman.

Jumat, 27 November 2015

Tanaman Aquascape

Inilah tanaman terbaik untuk pemula.

Tanaman untuk karpet & foreground
Tanaman karpet ukurannya lebih kecil dan cenderung tumbuh menyebar daripada tumbuh tinggi. Mereka akan membentuk hamparan karpet hijau yang menarik di dasar akuarium Anda.
1. Hygrophila Difformis (Water Wisteria)

Water Wisteria tumbuh dengan cepat. Cepat menambahkan kedalaman dan keindahan akuarium air tawar Anda. Perlu perawatan minimal, yang membuatnya menjadi tanaman bebas rewel/masalah, rekomendasi untuk dimiliki.
  • Suhu air : 23o C – 28o C
  • Lighting : Pencahayaan menengah
  • Fungsi : Tanaman karpet di depan, melapisi lantai akuarium 
2. Java Moss

 
Java Moss cukup populer untuk akuarium air tawar (aquascape). Moss ini minim pemeliharaan dan cenderung tumbuh di kayu apung (drift wood) dan batu.
  • Suhu air : 21o C – 32o C
  • Lighting : Semua jenis pencahayaan
  • Fungsi : Sebagai penutup bagian bawah; perlindungan bayi ikan; sumber makanan sekunder bagi bayi ikan 
3. Lilaeopsis

Lilaeopsis menyerupai rumput dan tumbuh hingga 5cm. Menyebar cepat, seringnya sepanjang seluruh lantai akuarium. Tanaman ini mungkin perlu dipangkas secara berkala jika mulai menyerang tanaman lainnya.
  • Suhu air : 23o C – 29o C
  • Lighting : Lampu menengah
  • Fungsi : Menutupi lantai akuarium; tempat persembunyian untuk bayi ikan
Tanaman untuk middleground dan background
Tanaman background menyembunyikan perlengkapan aquascape dan menyediakan tempat persembunyian untuk ikan air tawar Anda. Berikut ini adalah beberapa tanaman yang terbaik untuk tujuan tersebut.
4. Amazon Sword

Tanaman Amazon Sword memiliki daun yang menyerupai pedang. Tanaman ini dapat tumbuh sampai 50cm dan sangat ideal untuk background akuarium. Seringkali mereka ditanam dalam kelompok di belakang akuarium.
  • Suhu air : 22o C – 28o
  • Lighting : Pencahayaan moderat
  • Fungsi : Sebagai dekorasi background; tempat persembunyian untuk ikan
5. African Water Fern (Bolbitis)

Africa Fern adalah tanaman serbaguna, bagus untuk background atau foreground. Tanaman ini sering digunakan di background dan membutuhkan perawatan yang minim, tumbuh dalam kondisi lembab.
  • Suhu air : 20o C – 27o C
  • Lighting : Pencahayaan rendah, teduh
  • Fungsi : Sebagai cover menutupi tanaman dibawahnya; dekorasi di bagian belakang; tempat persembunyian untuk ikan 
6. Java Fern

Java Fern sangat populer karena perawatan yang minim dan sangat indah. Tanaman ini dapat digunakan di hampir semua area akuarium.
  • Suhu air : 20o C – 28o C
  • Lighting : Cahaya rendah ke menengah
  • Fungsi : Untuk dekorasi background; tempat persembunyian untuk ikan
7. Green Tiger Lotus

Green Tiger Lotus adalah tanaman berdaun lebar yang hanya perlu sedikit perawatan. Kondisi lingkungan rata-rata membantu tanaman ini berkembang.
  • Suhu air : 22o C – 28o C
  • Lighting : Moderat
  • Fungsi : Tempat persembunyian yang bagus untuk ikan; dekorasi background
8. Anubias Nana

Tanaman ini dapat tumbuh sampai 15cm dan memiliki daun gelap. Perlu perawatan yang sangat sedikit, dan sangat ideal untuk pemula.
  • Suhu air : 22o C – 28o C
  • Lighting : Pencahayaan moderat
  • Fungsi : Penambah keindahan yang dapat ditaruh diseluruh bagian akuarium
9. Cryptocoryne Becketti

Sama seperti tanaman lain, Cryptocoryne sangat mudah untuk dirawat dan merupakan tambahan yang indah untuk akuarium Anda.
  • Suhu air : 20o C – 30o C
  • Lighting : Sangat rendah - tinggi
  • Fungsi : Sebagai dekorasi; tempat persembunyian untuk ikan

Dengan perawatan harian yang mudah mereka akan berkembang dan mencerahkan akuarium Anda. Ingat, tanaman ini tumbuh subur terbaik pada suhu kamar atau sedikit di atasnya. Anda mungkin perlu lampu atau chiller (pendingin) untuk memastikan suhu air tetap dalam kisaran yang ideal. Kesemuanya yang Anda butuhkan untuk membuat akuarium dengan low maintenance dapat dengan mudah Anda temukan di toko ikan.

Pupuk Aquascape

Ada 3 jenis pupuk dalam Aquascape berdasarkan waktu dan cara pemakaiannya, yaitu Pupuk Dasar, Pupuk Tancap, dan Pupuk Cair. Sedangkan berdasarkan kandungannya, pupuk dibagi menjadi 2 jenis yaitu Pupuk Makro dan Pupuk Mikro. Mari kita bahas satu per satu.

1. Pupuk Dasar (Pukdas) merupakan pupuk yang cara pemakaiannya di awal setup ketika akuarium Anda belum diisi apapun, pupuk ini pada umumnya tampak seperti pupuk NPK atau pupuk kandang untuk tanaman darat. Berupa tanah ataupun campuran tanah dengan unsur lain. Ada 2 cara dalam pemakaian pupuk dasar, pertama pupuk dapat dicampurkan langsung dengan substrate misalnya pasir malang, pupuk diaduk dengan komposisi perbandingan 4:1 atau 3:1 antara pasir dan pupuk. Hasil campuran tersebut bisa langsung dimasukkan ke dalam akuarium. Cara kedua, pupuk ditaburkan langsung di atas layer 1. Banyak jenis pupuk dasar yang tersedia di pasaran dengan merek yang bermacam-macam, diantaranya :  


2. Pupuk Tancap (Pukcap), adalah pupuk yang pemakaiannya dengan cara ditancapkan pada area sekitar tanaman, artinya pupuk ini dipakai ketika ekosistem Aquascape sudah terbentuk. Berbeda dengan pupuk jenis lainnya, pupuk ini berbentuk padatan entah itu bulat memanjang atau berbentuk seperti tablet. Pemberian pupuk tancap ini bersifat opsional. Pupuk diberikan jika dirasa pertumbuhan tanaman lambat, bahasa saya sendiri menyebut pupuk jenis ini dengan istilah pupuk booster, yaitu pupuk untuk mendorong tumbuh kembang tanaman itu sendiri, artinya tanpa pupuk ini pun tanaman Anda akan tetap tumbuh. Ada banyak jenis pupuk tancap berdasarkan mereknya, namun sacara umum prinsip kerjanya sama saja. Contoh pupuk tancap seperti gambar dibawah ini. 





3. Pupuk Cair (Pukcir), merupakan pupuk dalam bentuk cair yang pemakaiannya dilakukan secara berkala. Pupuk cair masuk dalam komponen perawatan karena kita disarankan menggunakan pupuk ini secara berkala 4 hari sekali atau seminggu sekali untuk mendapatkan hasil yang optimal. Cara penggunaannya cukup mudah yaitu dengan mencampurkannya langsung ke dalam akuarium. Pupuk Cair dibagi ke dalam 2 jenis berdasarkan kandungannya, yaitu pupuk cair makro dan pupuk cair mikro. Pupuk cair makro mengandung unsur-unsur utama yang dibutuhkan oleh tanaman yaitu Nitrogen (N), Phospat (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Sulfur (S), sedangkan pupuk cair mikro mengandung unsur-unsur pelengkap yang dibutuhkan oleh tanaman yaitu Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum (Mo), Tembaga/Cuprum (Cu), Seng (Zn), Cobalt (Co), Natrium (Na), Silikon (Si), Nikel (Ni), dan Klor (Cl). Pupuk cair sering digunakan oleh para scaper. Penampakannya seperti pada gambar berikut : Warna merah pukcir makro, hijau pukcir mikro.

Apakah kita wajib menggunakan pupuk dalam Aquascape? Semua tergantung dari jenis substrate yang Anda pakai, jika Anda menggunakan pasir malang maka jawabannya tidak wajib namun sangat disarankan. Jika Anda menggunakan Aqua Soil seperti ADA Amazonia jawabannya adalah tidak wajib bagi Anda menggunakan pupuk dasar, pupuk tancap pun demikian tidak wajib, pupuk cair tidak wajib namun sangat disarankan.